Rabu, 30 November 2011
PT DI - Airbus Military Kerjasama Pembuatan Pesawat C-295
Pesawat C 295 datang di Lanud Halim Perdana Kusuma dalam rangka demonstrasi udara dan diuji coba kemampuannya dalam penerbangan taktis oleh TNI Angkatan udara serta kerjasama antara PT Dirgantara Indonesia dengan Airbus Military dalam memproduksi pesawat angkut C-295 (photo : Antara)PT Dirgantara Produksi Pesawat Transportasi Ringan
TEMPO Interaktif, Jakarta - PT Dirgantara Indonesia akan memproduksi pesawat transportasi ringan jenis C-295. Direktur Utama PT DI Budi Santoso mengatakan sembilan unit pesawat akan diproduksi dan diharapkan rampung pada 2013 mendatang. Sebagian pesawat akan diproduksi di Spanyol dan sebagian di Bandung.
"Target kami 2014 semua pesawat bisa di-deliver," katanya usai pertemuan dengan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro di Jakarta, Selasa 4 Oktober 2011.
Pesawat militer C-295 adalah pesawat hasil pengembangan CN-235, tapi panjang badan pesawat ditambah tiga meter, masing-masing 1,5 meter ke depan dan 1,5 meter ke belakang. Sayap pesawat tetap, tapi mesin pesawat diganti dengan mesin berkekuatan 1,5 kali lebih besar dibanding CN-235.
"Target kami 2014 semua pesawat bisa di-deliver," katanya usai pertemuan dengan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro di Jakarta, Selasa 4 Oktober 2011.
Pesawat militer C-295 adalah pesawat hasil pengembangan CN-235, tapi panjang badan pesawat ditambah tiga meter, masing-masing 1,5 meter ke depan dan 1,5 meter ke belakang. Sayap pesawat tetap, tapi mesin pesawat diganti dengan mesin berkekuatan 1,5 kali lebih besar dibanding CN-235.
Kabin dan kokpit C-295 versi militer (photos : C295)Budi mengatakan tidak ada masalah bagi PT DI untuk memproduksi pesawat ini karena sudah berpengalaman dalam memproduksi komponen dan merakit CN-235. Meskipun saat itu CN-235 diproduksi di pabrik Casa di Spanyol.
Tiga unit C-295 akan diproduksi di Spanyol dan tiga unit diproduksi di pabrik PT DI Bandung. Tiga unit lain masih dalam pembahasan. Kemungkinan, kata Budi, tiga pesawat lain juga akan diproduksi di Spanyol karena pemerintah menuntut segera produksi.
Budi mengatakan produksi C-295 diharapkan sebagai langkah awal. "Dengan model seperti ini Indonesia memakai produk sendiri dan kami bisa masuk pasar di luar Indonesia," katanya. Menurut dia, jika hanya mengandalkan pasar dalam negeri, masa depan PT DI tidak bisa terus berlangsung.

Satu unit pesawat C-295 saat ini berada di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma. Pesawat ini dipinjam dari Spanyol untuk demonstrasi udara dan diuji coba kemampuannya dalam penerbangan taktis oleh TNI Angkatan udara.
Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) Boyke Mukijat mengatakan pesawat tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk keperluan militer. "Bisa dipakai untuk military ataupun kemanusiaan," kata dia. Sebagian dari komponen pesawat akan dibuat bersama oleh PT DI dan Airbus Military.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
News Post
Google Translator
Radar
Mengenai Saya
Followers
Diberdayakan oleh Blogger.
Labels
Ads 468x60px
Music
Popular Posts
-
Semoga wawasan ini bermanfaat bagi kita semua. Alat sadap yang di miliki oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) saat ini di klaim merupakan...
-
Banyak cowok yang sering minder ketika mendekati seorang cewek cantik dan seksi. Kebanyakan cowok gak punya rasa percaya diri jika mau ...
-
Robot Departemen Peradilan di Korea Selatan tengah mengembangkan proyek pembuatan robot yang akan digunakan untuk menjaga keamanan penjara ...
-
Cowok memang ditakdirkan lebih agresif ketimbang cewek. Itulah kenapa akhirnya cowok menjadi pihak yang lebih banyak mengejar daripada dikej...
-
Selama ini kiamat 21 Desember 2012 merujuk pada inskripsi Tortuguero dari bangsa Maya. Bayu Galih Film 2012 (Film 2012) Bangsa Maya perna...
-
Divisi Mekanis dengan kendaraan panser 6x6 Jakarta (ANTARA News) - TNI Angkatan Darat membentuk tiga divisi baru untuk mendukung tugas pokok...
-
Ini laiknya filosofi tentang perempuan menurut budaya Jawa. "Estri", salah satu terminologi di Jawa untuk menyebut perempuan ini b...
-
Ya...ya...sekarang saya akan mengulas artikel yang cukup menarik karena ini menyangkut aktivitas manusia pada umumnya (dan aktivitas yang pe...
-
1. Kota tercantik di dunia, Vancouver, Canadathe most beautiful in the world
-
Pesawat CN-295 yang akan diproduksi oleh PT DI (photo : Militaryphotos) Bandung (ANTARA News) - Jajaran TNI-AU dalam tiga tahun ke depan ak...
Categories
Blog Archive
-
▼
2011
(365)
-
▼
November
(166)
-
▼
Nov 30
(59)
- Ide - Ide Kencan Romantis Tanpa Harus Uang Habis
- 7 Keadaan yang Membuat Wanita Merasa Tidak Menarik
- 7 Buah Terlangka Dari Pulau Kalimantan
- 8 Trik Melihat Makhluk Halus yang Sudah Teruji Sec...
- Yang Dipikirkan Cewek Ketika Cowok Minta Kenalan
- Bisakah Jatuh Cinta Lagi?
- 5 Tren Berpacaran Paling Negatif di Kalangan Remaja
- TNI AU Jajaki UAV dari Afrika Selatan
- Menhan : Kita Akan Bikin Beberapa Kapal Selam
- TNI Angkatan Darat Bentuk Tiga Divisi Baru
- TNI Berhasil Ciptakan Prototipe Rantis
- SPR 3 : Senapan Runduk Anti Material Buatan Pindad
- RAPBN 2012 : Anggaran Kementerian Pertahanan Melonjak
- TNI-AU Inginkan Dua Skadron Sukhoi
- Enam Mil Mi-17 Perkuat TNI-AD
- Brunei Akan Beli 15 Panser Anoa Buatan Pindad
- Pemerintah Diharap Beli Pesawat PT DI Rp 9,23 Triliun
- Kemhan RI Perluas Kerjasama Alutsista dengan Spany...
- Wamenhan Jajaki Kerja Sama Pertahanan Dengan 3 Neg...
- Rusia Siapkan Kerja Sama dengan Pindad, PT DI dan PAL
- Elang Malindo 2011 : Indonesia-Malaysia Gagalkan S...
- Indonesia Akan Bangun Simulator Sukhoi
- Kapal Perang TNI AL Akan Ditambah Lagi
- Kapal Selam yang Dipesan TNI AL Memakai Teknologi ...
- Panglima TNI Menyampaikan Rencana Pengembangan TNI
- PT DI - Airbus Military Kerjasama Pembuatan Pesawa...
- TNI-AL Pertimbangkan Tawaran Helikopter Antikapal ...
- Anggaran Perbatasan Diusulkan Rp5 Triliun
- Korphaskas akan Mendapatkan Meriam Oerlikon 35mm D...
- TNI AU Anggap C-27 Spartan Unggul
- Sukhoi Dilengkapi Bom Pindad
- TNI AL Terima Lagi Radar IMSS dari AS Senilai US$ ...
- Skadron CN295 Akan Perkuat Jajaran TNI AU
- Presiden Minta Pindad Produksi Rantis Varian Baru
- Wamenhan : Indonesia akan Membeli Heli Apache
- PT DI Targetkan Produksi 12 Pesawat CN Per Tahun
- PT Pindad Bidik Peluang Pasar Rp 13,6 Triliun untu...
- Indonesia Produksi 'Hummer' di Pindad
- Special Forces Regiment Conducts Bilateral Exercis...
- Korps Marinir Miliki Divisi Sorong-Papua pada 2012
- KSAU Resmikan Radar di Saumlaki
- Naval Aviation Combat Simulator (NACS) Puspenerbal
- PT- 76, Amfibi “Gado-Gado” Andalan Marinir
- Rudal Yakhont Tenggelamkan KRI Buatan AS
- Koarmabar Periksa Kesiapan KRI Clurit 641
- Raider Latihan Tempur
- Pemerintah akan Membeli MBT dan Menambah Tank Amfi...
- Yonkav Kalimantan Timur Akan Diperkuat Dengan Leop...
- Debut MRAP Baru Kopassus
- Inilah Industri Pertahanan yang Ingin Dikuasai Ind...
- Ukraina Tawarkan Tank Tempur ke TNI
- Senjata Masa Depan. Efektif Dan Mematikan
- Pesawat F-16 Hibah dari AS akan Tiba di Indonesia ...
- Pesawat Tempur Yang Bisa Mengalahkan 10 Pesawat Su...
- Haruskah Perang Dengan Malaysia?
- KODAM XVII/CENDRAWASIH SIAGA 1 Menjelang HUT OPM 1...
- Indonesia Mulai Pilah-Pilah Alutsista dari Luar Ne...
- Daftar Harga Pesawat Tempur. Siapa Yang Minat Beli?
- Sepak Terjang British SAS Pada Perang RI - Malaysia
-
▼
Nov 30
(59)
-
▼
November
(166)
0 komentar:
Posting Komentar