Rabu, 30 November 2011
Wamenhan Jajaki Kerja Sama Pertahanan Dengan 3 Negara Eropa
Leopard 2 MBT produksi Jerman dengan berat 62 ton (photo : Rheinmetall Defence)PARIS (bisnis-jabar.com): Wakil Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menjajaki kerja sama bidang pertahanan dengan tiga negara Eropa yaitu Jerman, Perancis, dan Spanyol untuk kepentingan produksi dan pemasaran bersama beberapa persenjataan.
“Jumat (16/9), Wamenhan dan rombongan berkunjung ke perusahaan Eurocopter Group, perusahaan manufaktur helikopter yang terbesar di industri turbin helikopter di kota Marseille,” ujar Atase Pertahanan KBRI Paris Kolonel Erwin Buana Utama, hari ini.
Kantor pusat perusahaan itu terletak di milik Marseille-Provence Bandara Internasional di Marignane, Perancis, dekat Marseille yang memiliki fasilitas utama Eurocopter di kantor pusat grup itu di Marignane dan Eurocopter Deutschland GmbH di Donauworth, Jerman serta Eurocopter Espa`a di Albacete, Spanyol.

Dalam kunjungan kerja di Perancis dari tanggal 16 hingga 18 September, Wamenhan RI dijadwalkan bertemu dengan Menteri Muda Pertahanan Perancis dan mengadakan pertemuan dengan CEO Mistral MBDA dan kunjungan ke Nexter (Meriam 155) di Canjeur.
Sebelumnya, Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Wakasad Letjen TNI Budiman dan Dirjen Strategi Pertahanan Mayjen TNI Puguh Santoso mengunjungi “test range” pabrik senjata Heckler and Koch di Oberndorf, dekat Stuttgart, Jerman.
Sebelum ke Perancis, Wamenhan didampingi Dirut PT Pindad, Adik Avianto S dan Dirut PTDI Budi Santoso dan Dirut Restrukturisasi PT PPA Saiful Haq mengadakan kunjungan ke Airbus Military di Spanyol dan menghadiri jamuan makan malam dengan Presiden Airbus Military.
Nexter Caesar howitzer 155mm dengan berat 16,2-18,5 ton dan jarak jangkau tembakan hingga 42km (photo : forcesmilitary)Secara terpisah, Atase Militer RI untuk Republik Federal Jerman, Kol. Fachri Adamy mengatakan kerja sama dengan produsen senjata militer terkemuka Jerman Heckler and Koch di Oberndorf, dekat Stuttgart, Jerman itu sudah berlangsung sejak lama.
Sejumlah produk Heckler und Koch merupakan senjata standar yang digunakan militer Jerman, ujarnya, dari perusahaan Heckler und Koch, Pemerintah Indonesia telah membeli lagi 315 pucuk senjata jenis MP5 dengan 4 varian untuk memepersenjatai pasukan khusus Kopassus, Den Jaka dan Den Bravo terutama dalam memerangi terorisme.
Pengiriman ke Indonesia sementara ini masih menunggu “export licence” dari pemeritnah Jerman.
Rencana pembelian senjata jenis MP7 (pistol machine gun) yang lebih canggih sebagai modifikasi pistol dan senjata serbu dengan amunisi khusus yang dapat digunakan penyerbuan 300 meter, juga masih dalam penjajakan.
Senapan serbu HK MP7 untuk pasukan khusus yang dibutuhkan untuk pertempuran jarak dekat (photo : gunporno)Dalam kunjungan tersebut, Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan bahwa kunjungan tersebut tidak lain untuk memfinalisasi bidang pertahanan antara Indonesia dan Jerman sebagai payung politik dari kegiatan baik dalam rangka “military to amilitary cooperation” maupun dalam kegiatan “defence operation.”Tujuan berikutnya adalah menjajaki upaya kementerian pertahanan dalam rangka modernisasi peralatan militer, khususnya untuk angkatan darat dan spesifik lagi bagi pasukan khusus dalam memerangi terorisme.
Selain itu, kunjungan ini juga akan mengobservasi produk meriam 155 mm serta penjajakan untuk “joint production” antara Jerman dan Indonesia.
Selama berada di Jerman, rombongan yang dipimpin Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin ini juga bertemu dengan pihak perusahaan produsen senjata Jerman, Rheinmetall di Berlin.
Pada waktu yang bersamaan, sebagian dari rombongan mengunjungi pabrik Rheinmetall yang terletak didekat Hannover.
Kol. Fachri Adamy mengatakan pertemuan dengan pihak Rheinmetall tersebut dalam rangka proses mengjajaki mekanisme pembelian juga produksi bersama main battle tank TNI Angkatan Darat.
“Rheinmetall berkomitmen untuk membantu dalam memodernisasi peralatan militer dan perlengkapan Sumber Daya Manusia, bahkan tahun 2012 hingga 2014, TNI akan mendapat prioritas kredit ekspor yang diperuntukkan memodernisasi, melengkapi perlengkapan system persenjataan TNI,” katanya.(fsi)
Selama berada di Jerman, rombongan yang dipimpin Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin ini juga bertemu dengan pihak perusahaan produsen senjata Jerman, Rheinmetall di Berlin.
Pada waktu yang bersamaan, sebagian dari rombongan mengunjungi pabrik Rheinmetall yang terletak didekat Hannover.
Kol. Fachri Adamy mengatakan pertemuan dengan pihak Rheinmetall tersebut dalam rangka proses mengjajaki mekanisme pembelian juga produksi bersama main battle tank TNI Angkatan Darat.
“Rheinmetall berkomitmen untuk membantu dalam memodernisasi peralatan militer dan perlengkapan Sumber Daya Manusia, bahkan tahun 2012 hingga 2014, TNI akan mendapat prioritas kredit ekspor yang diperuntukkan memodernisasi, melengkapi perlengkapan system persenjataan TNI,” katanya.(fsi)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
News Post
Google Translator
Radar
Mengenai Saya
Followers
Diberdayakan oleh Blogger.
Labels
Ads 468x60px
Music
Popular Posts
-
Semoga wawasan ini bermanfaat bagi kita semua. Alat sadap yang di miliki oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) saat ini di klaim merupakan...
-
Banyak cowok yang sering minder ketika mendekati seorang cewek cantik dan seksi. Kebanyakan cowok gak punya rasa percaya diri jika mau ...
-
Robot Departemen Peradilan di Korea Selatan tengah mengembangkan proyek pembuatan robot yang akan digunakan untuk menjaga keamanan penjara ...
-
Prototipe kendaraan taktis/rantis 4x4 JAKARTA (Pos Kota) – TNI kini memiliki Kendaraan Taktis (Rantis) 4 x 4 yang dikenal dengan 4-Wheels D...
-
Divisi Mekanis dengan kendaraan panser 6x6 Jakarta (ANTARA News) - TNI Angkatan Darat membentuk tiga divisi baru untuk mendukung tugas pokok...
-
Rencana mendapat untung, malah menjadi buntung. Atau sengaja buntung untuk mendapat untung? Dilihat dari sisi manapun, apa yang dilakukan ...
-
Natsumi Hayashi membuat heboh di dunia maya karena mengunggah foto - fotonya di blog pribadinya. Yang membuat heboh adalah ada lebih dari 5 ...
-
Jawabannya tentu bisa. Sekalipun patah hati dan kecewa berulang-ulang, namun seseorang sangat mungkin untuk jatuh cinta kesekian kalinya. ...
-
Bagi beberapa cowok, kenalan dengan cewek itu sangatlah sulit. Termasuk gw. Gw bisa dengan mudah kenalan ama preman di terminal, nongkrong b...
-
OK, kita tau kamu semua penasaran berat apakah cewe itu bisa kentut atau nggak? Atau lebih tepatnya: kapankah mereka kentut? Karena sepanj...
Categories
Blog Archive
-
▼
2011
(365)
-
▼
November
(166)
-
▼
Nov 30
(59)
- Ide - Ide Kencan Romantis Tanpa Harus Uang Habis
- 7 Keadaan yang Membuat Wanita Merasa Tidak Menarik
- 7 Buah Terlangka Dari Pulau Kalimantan
- 8 Trik Melihat Makhluk Halus yang Sudah Teruji Sec...
- Yang Dipikirkan Cewek Ketika Cowok Minta Kenalan
- Bisakah Jatuh Cinta Lagi?
- 5 Tren Berpacaran Paling Negatif di Kalangan Remaja
- TNI AU Jajaki UAV dari Afrika Selatan
- Menhan : Kita Akan Bikin Beberapa Kapal Selam
- TNI Angkatan Darat Bentuk Tiga Divisi Baru
- TNI Berhasil Ciptakan Prototipe Rantis
- SPR 3 : Senapan Runduk Anti Material Buatan Pindad
- RAPBN 2012 : Anggaran Kementerian Pertahanan Melonjak
- TNI-AU Inginkan Dua Skadron Sukhoi
- Enam Mil Mi-17 Perkuat TNI-AD
- Brunei Akan Beli 15 Panser Anoa Buatan Pindad
- Pemerintah Diharap Beli Pesawat PT DI Rp 9,23 Triliun
- Kemhan RI Perluas Kerjasama Alutsista dengan Spany...
- Wamenhan Jajaki Kerja Sama Pertahanan Dengan 3 Neg...
- Rusia Siapkan Kerja Sama dengan Pindad, PT DI dan PAL
- Elang Malindo 2011 : Indonesia-Malaysia Gagalkan S...
- Indonesia Akan Bangun Simulator Sukhoi
- Kapal Perang TNI AL Akan Ditambah Lagi
- Kapal Selam yang Dipesan TNI AL Memakai Teknologi ...
- Panglima TNI Menyampaikan Rencana Pengembangan TNI
- PT DI - Airbus Military Kerjasama Pembuatan Pesawa...
- TNI-AL Pertimbangkan Tawaran Helikopter Antikapal ...
- Anggaran Perbatasan Diusulkan Rp5 Triliun
- Korphaskas akan Mendapatkan Meriam Oerlikon 35mm D...
- TNI AU Anggap C-27 Spartan Unggul
- Sukhoi Dilengkapi Bom Pindad
- TNI AL Terima Lagi Radar IMSS dari AS Senilai US$ ...
- Skadron CN295 Akan Perkuat Jajaran TNI AU
- Presiden Minta Pindad Produksi Rantis Varian Baru
- Wamenhan : Indonesia akan Membeli Heli Apache
- PT DI Targetkan Produksi 12 Pesawat CN Per Tahun
- PT Pindad Bidik Peluang Pasar Rp 13,6 Triliun untu...
- Indonesia Produksi 'Hummer' di Pindad
- Special Forces Regiment Conducts Bilateral Exercis...
- Korps Marinir Miliki Divisi Sorong-Papua pada 2012
- KSAU Resmikan Radar di Saumlaki
- Naval Aviation Combat Simulator (NACS) Puspenerbal
- PT- 76, Amfibi “Gado-Gado” Andalan Marinir
- Rudal Yakhont Tenggelamkan KRI Buatan AS
- Koarmabar Periksa Kesiapan KRI Clurit 641
- Raider Latihan Tempur
- Pemerintah akan Membeli MBT dan Menambah Tank Amfi...
- Yonkav Kalimantan Timur Akan Diperkuat Dengan Leop...
- Debut MRAP Baru Kopassus
- Inilah Industri Pertahanan yang Ingin Dikuasai Ind...
- Ukraina Tawarkan Tank Tempur ke TNI
- Senjata Masa Depan. Efektif Dan Mematikan
- Pesawat F-16 Hibah dari AS akan Tiba di Indonesia ...
- Pesawat Tempur Yang Bisa Mengalahkan 10 Pesawat Su...
- Haruskah Perang Dengan Malaysia?
- KODAM XVII/CENDRAWASIH SIAGA 1 Menjelang HUT OPM 1...
- Indonesia Mulai Pilah-Pilah Alutsista dari Luar Ne...
- Daftar Harga Pesawat Tempur. Siapa Yang Minat Beli?
- Sepak Terjang British SAS Pada Perang RI - Malaysia
-
▼
Nov 30
(59)
-
▼
November
(166)
0 komentar:
Posting Komentar